Empat puluh dua

1602 Words

Yumna sudah hampir memutar kembali kendali mobilnya saat tiba di depan rumah dan dia melihat sosok yang sesaat tadi membuatnya menahan kesal setengah mati. Namun sayangnya itu tidak bisa dia lakukan ketika pria gila itu malah berdiri di depan mobilnya, merentangkan tangan dengan senyum menjijikan. Yumna tahu jika Rama tidak akan menghindar sekalipun dia tetap menyalakan mesin mobil dan menabraknya, karena Rama adalah pribadi yang gila. Karena tidak ingin menambah energi yang terbuang sia-sia, maka Yumna akhirnya keluar dari dalam mobilnya dan berjalan begitu saja hendak masuk ke dalam rumah tanpa memperdulikan Rama yang mengekorinya dari belakang. "Kamu bahkan masih kelihatan cantik walaupun udah seharian kerja di kantor yang pengap. Kecantikan kamu itu pantas dapat apresiasi." Padahal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD