Liburan yang sudah Kama siapkan dengan susah payah, dengan bertanya kesana-kesini dan juga persiapan yang matang, yang awalnya dia kira sudah akan berhasil dari melihat reaksi Yumna yang senang bukan main, ternyata berakhir dengan dingin sesaat setelah masuknya panggilan telepon dari nomor yang tidak tersimpan. Kama meyakinkan dirinya sendiri bahwa semua orang punya suatu hal yang ingin dirahasiakan, juga dia berpikir bahwa hubungannya dengan Yumna masih baru saja berjalan sehingga gadis itu tidak mungkin dengan mudah membicarakan segalanya padanya. Namun hati Kama tidak bisa baik-baik saja saat kemudian melihat Yumna yang terang-terangan berusaha menghindar darinya. Seakan gadis itu takut kalau sampai Kama akan bertanya padanya tentang siapa penelpon tadi, padahal Kama sendiri sudah ber

