28

654 Words

Pagi ini Anzela berjalan sendirian di loby Rumah Sakit. Dia memutuskan ijin sekolah untuk sekedar datang menemui Tian hari ini. Semalam, Alan mengantarnya pulang. Dan berjanji akan membawa Anzela pagi-pagi ke Rumah Sakit untuk bertemu Tian. Namun, nyatanya Alan ingkar janji. Dia sudah ada di sini sejak pagi, alhasil Rey lah yang menjemputnya dari rumah. Anzela berjalan sambil membawa kotak makan di tangannya. Ia sengaja membuatkan bubur ayam untuk Tian sebelum berangkat kesini. Di tengah perjalanannya ke ruang inap Tian. Tak sengaja Anzela bertemu salah seorang Dokter yang ia kenal. Hal ini membuat langkahnya dan langkah Rey terhenti, saat Anzela menyapa Dokter pria berumur tiga puluh tahunan itu. "Eh, pagi Dokter Satria," Sapa Anzela dengan senyum manisnya. Membuat Rey juga ikut ters

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD