DONI DAN JANJINYA

2232 Words

Doni langsung merebut kunci yang dipegang Diana dengan bangganya. Dia meremas kunci itu kuat-kuat. “Apa maksud semua ini? Kenapa kalian berdua ada di sini, hah?” kata Doni dengan nada yang naik satu oktaf. Matanya memerah seperti menahan amarah. “Nggak mungkin banget kan kalian berdua dateng di saat Anggun juga dateng untuk mengemasi pakaiannya? Apa yang sebenarnya kalian rencanakan?!” Inggrid maju untuk menghalau semua perkataan kasar yang dilontarkan Doni untuk Diana. “Diana itu istri kamu, Don. Jadi wajar kalau dia dateng ke sini. Ini tuh memang tempatnya.” Doni tertawa antara rasa marah sekaligus frustasi. Padahal baru kemarin Diana menegaskan kalau dia tidak tahu apa-apa, tapi hari ini dia sudah menunjukkan kebusukannya. Betapa tidak konsistennya perempuan menjijikkan itu. Mengaba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD