34 NGUMPET

1162 Words

"Hindia." Aduh. Dia datang nih. Aku harus ngumpet dimana lagi? Astogeh...astogeh. badanku kan gede ya? Mana bisa ngumpet di kolong kasur kayak gini. Abis nya si Kulkas jadi panas aku kan takut? Nanti kalau aku demam lagi gimana coba? Tapi itu...kupegang bibirku yang terasa sensitif saat di cium kulkas tadi. Lembut dan hangat. Aiiih. Aku pukul kepalaku sendiri. Kenapa jadi ngelantur sih? Ini kan misinya lagi ngumpet di bawah kolong tempat tidur. Karena tadi setelah ciuman itu...Aku beneran gugup. Nah aku malah langsung berbalik dan berlari meninggalkan si Sam. Enggak tahu kenapa malah masuk di kolong kasur kayak gini. Mau nunjukin diri juga malu. Bodoh Hindia. "Dewi Ratu Hindia." Panggilan itu membuat aku membekap mulutku lagi. Dingin ini lantai. Aku tengkurap di bawah ranjang. Gelap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD