Esok harinya, aku dan Sean kembali mendatangi perpustakaan untuk memastikan hantu Fredy sudah pergi. Namun, harapanku kandas begitu menemukan hantu Fredy masih berada di celah sempit yang sama. Sosok hantu Fredy tampak berbeda sekarang, dia bukan lagi hantu tanpa kepala. Kepalanya sudah berada di tubuhnya seperti ketika dia belum meninggal. Sama halnya denganku, Sean juga heran setelah mengetahui hantu Fredy masih berada di perpustakaan ini. "Kenapa dia belum pergi padahal kita sudah menemukan kepalanya?" tanyanya, aku mengangkat bahu tak tahu. Aku memutar otak, mencari penyebab hantu Fredy belum merasa tenang. Mengingat-ingat lagi semua peristiwa yang aku lihat di dunia kenangan Fredy, aku pun tersadar akan suatu hal. "Aku

