Sesampainya di toilet ... Bergegas kulakukan aktifitas di toilet ini secepat mungkin, namun hal tak terduga kembali tejadi. Kepalaku tiba-tiba berdenyut sakit. Sesuatu menetes dari atas mengenai puncak kepala. Kusentuh cairan itu, dan ternyata cairan itu adalah darah segar. Menelan ludah berulang kali saking takutnya, perlahan aku mendongak menatap ke atas. Dan ... Tampak si hantu bus sedang merangkak di langit-langit layaknya laba-laba. Lidahnya yang panjang terjulur keluar dan darah itu menetes dari sana. Dia merangkak menuruni dinding bermaksud untuk mendekatiku. Aku segera bangun dari kloset yang kududuki lantas berlari menuju pintu. Aku berusaha membukanya, tapi pintu tidak bisa dibuka meskipun aku sudah melepaskan pengaitnya. Aku me

