Hari ini kulalui dengan begitu tenang, tidak ada satu pun teman sekelas yang mengganggu dan mengerjaiku. Aku merasa setelah berteman dengan Celia, aku mulai merasa betah menuntut ilmu di sekolah ini. Sepulang sekolah, seperti biasa aku berjalan beriringan dengan Celia. Dan seperti halnya kemarin, aku melihat Bu Angie sedang menunggu tidak jauh dari kelas kami. Aku mendesah lelah, apa lagi yang diinginkan guru itu? "Maaf, Celia. Kau pulang duluan saja ya." Celia menatapku bingung. "Kau mau ke mana?" tanyanya. "Hm ... ada sedikit urusan." Lagi-lagi aku tak bisa menceritakan hal ini pada Celia. Tak nyaman sebenarnya, tapi tak ada pilihan lain selain merahasiakannya. Celia tak bertanya lagi. Dia melambaikan tangan saat kami hendak berpisah.

