Karin Part 9

1006 Words

Sang Nenek bersama Pak Kepala Sekolah berjalan mendekati kami.             "Hentikan Karin. Maafkanlah mereka. Ibu tahu kau sangat marah dan membenci mereka. Selama ini ibu selalu mendidikmu agar menjadi orang yang senantiasa memaafkan orang lain. Ibu mohon padamu, Karin. Maafkanlah mereka, turunkan mereka."             Kini aku percaya bahwa pengaruh orang tua apalagi seorang ibu memang sangat kuat. Bahkan lebih kuat dari perasaan benci ataupun amarah. Secara perlahan tubuh orang-orang itu berhenti berputar dan mulai mendarat di tanah. Begitu kembali menapakkan kaki di tanah, dengan serempak mereka kembali berlutut di depan Angie yang masih dirasuki oleh hantu Karin.             "Maafkan kami, Karin. Kami menyesali perbuatan kami. Maafkan kami! "             "Karin, mereka sudah memin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD