Tangannya yang hendak memasukkan kata sandi apartemen terhenti, pintu apartemen sudah terbuka dari dalam menampilkan sosok Adam yang berdiri dengan wajah memerah. "Dari mana saja kau?" . . . . . Mata Alicia membulat sempurna. Dia tidak menyangka kalau Adam sudah kembali. "A-Adam, itu ... aku ...." Adam tidak menunggu Alicia menyelesaikan perkataannya. Adam langsung menarik gadis itu memasuki apartemen. Tak peduli Alicia meringis karena tarikan kasarnya. Dia sangat marah. Pulang ke apartemen dan tidak menemukan Alicia di mana pun, tentu saja Adam panik. Dia baru pulang dari bekerja dan masih sangat lelah, gadisnya justru tidak ada di apartemen. Kepanikan Adam berubah menjadi rasa takut setelah dia tidak juga menemukan Alicia meski sudah mencarinya sampai ke setiap sudut aparteme

