Datang ke kedai pada saat jam makan siang adalah hal yang tidak biasa bagi Luke. Namun kali ini dia menyempatkan diri untuk menjenguk restorannya. Ada sesuatu yang mendorongnya untuk memeriksa keadaan kedai. Sesuatu yang rasanya sangat tidak mengenakkan. Luke memarkirkan mobilnya di samping sebuah mobil sport berwarna biru. Kedua alisnya terangkat melihat mobil itu. Keren dan mahal, itu kesan pertama yang dilihatnya dari si biru. Luke bersiul. Tangannya yang hendak membuka pintu mobilnya terhenti. Rasanya dia pernah melihat mobil biru itu, tapi entah di mana dia tidak ingat. Luke mengangkat bahu, keluar dari mobil dan mengembuskan napas lega. Keadaan halaman kedai sudah lengang, jam makan siang sudah lewat. Keadaan di dalam kedai sepertinya tak jauh berbeda dari halaman yang dijadikan te

