Bab 51. Perhatian Regan

1492 Words

"Dia kenapa kakak ipar?" Tanya Regan heran. "Dia mabuk, lalu menamparku." Buru-buru Regan menuju kamar Raja yang terletak di sebelahnya. Sampai di kamar Regan menyaksikan Raja sedang minum sebotol anggur. Aku yang berada di belakangnya hanya tergugu. Melihatnya minum sambil berkata tidak jelas. "Dasar adik tak tahu diri. Beraninya merebut istri dan anakku. Sungguh tak tahu malu." Mas Raja meneguk minumnya kembali. Rahang Regan mengeras dan giginya gemeretak menahan amarah. Tangannya sudah mengepalkan tinju. Aku berusaha untuk menenangkan hatinya sebisa mungkin. Agar tidak terjadi pertengkaran lagi. "Sabar, Re. Ingat! Di sini kita hanya pengunjung, bukan pemilik. Jangan buat keributan yang hanya akan menyisakan penyesalan," ucapku. Regan terlihat menarik napas panjang dan mengucap d

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD