PART 25

2573 Words

PROLOGUE 2 Tiga bulan kemudian.. Sadewa terus memijat tengkuk Nara, sedangkan perempuan itu terus memuntahkan apapun yang bisa keluar dari dalam perutnya. Sudah lima belas menit mereka di dalam kamar mandi. Sebelumnya mereka berada di dapur. Sadewa yang membantu Nara membuat sarapan untuk mereka terkejut karena tiba-tiba Nara berlari menuju kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya. Sadewa terus mendampingi Nara yang sudah beberapa hari ini mual namun masih enggan memeriksakan keadaannya. Hoekk... hoekkk... Sadewa makin khawatir saat melihat Nara masih berusaha memuntahkan isi perutnya. Padahal pagi ini Nara belum makan apapun. Ditambah wajah Nara kini sangat pucat. “Dek, kita periksa ke dokter aja ya? Biar kita tau hasilnya.” Ucap Sadewa sambil mengelus punggung Nara. Namun perempuan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD