Sadewa saat ini tengah menunggu Arimbi yang tengah berdandan. Mereka akan ke toko kue untuk mencari beberapa buah tangan untuk dibawa ke rumah Nara nanti malam. Meskipun mendadak tidak masalah. Ia yakin semua akan berjalan dengan baik, ia akan diterima dengan baik dan menjalin hubungan keluarga dengan baik kembali. Sambil menunggu ibunya Sadewa mencoba menghubungi Nara. Perempuan itu pasti sedang sedih akibat kejadian tadi tapi Sadewa yakin Nara juga senang karena ia berhasil meyakinkan Arimbi untuk merestui mereka. Sadewa berjalan menuju mobilnya sambil mencoba menghubungi Nara. Pada dering kedua Nara mengangkat teleponnya. Sadewa pun tersenyum. "Halo Ra?" Panggil Sadewa halus. "Halo mas?" Dari jawaban Nara bisa Sadewa simpulkan perempuan itu tengah menangis karena suaranya terdengar

