BARRY kehilangan kata-kata. Dia masih terkejut mendengar kalimat epic Elora; jangan menabur garam di lautan, lalu Ibu Nike keluar kamar—menutup pintu—menangis tersedu-sedu—menceritakan ke Elora penyebab si anak terbaring di dalam sana. Yang dengan tidak sopannya, dia curi dengar. Pandangannya dan Elora tidak sengaja bertemu, masih dengan posisi memeluk Ibu Nike—Elora memberi kode Barry untuk masuk ke kamar. Tanpa bantahan dia menurut meski tidak tahu untuk apa dia ke kamar ini. Dan pemandangan memilukan menyambut kehadirannya. Cewek itu meringkuk dengan mata terpejam sambil menghantamkan tinju ke ranjang, menangis terisak melebihi Ibu Nike di luar sana, lalu membuka yang memerah begitu menyadari langkahnya semakin dekat. "Hai! Maaf mengganggu sesi nangisnya, tapi gue disuruh Elora buat n

