22

1472 Words

BARRY berjalan bersama seorang wanita paro baya menyusuri koridor rumah sakit swasta di daerah Kedoya—Jakarta Barat. Kalau bukan karena Alby yang meminta mana mau dia cari masalah berbohong pada keluarga Atmadja bahwa adiknya sakit di Bekasi pada keluarga Atmadja, padahal menjemput orangtua karyawan Alby di bandara. Beruntung Kania dirawat di rumah sakit, setelah kecelakaan kecil subuh tadi—jadi posisi dia memang sedang tidak dibutuhkan. "Mohon maaf Nak Barry, kita nggak salah kamar perawatan? Seingat Tante lantai ini khusus buat perawatan executive suite. Laras ... Laras mana sanggup bayar, permalam buat kamar saja sudah 3 juta." Si Ibu berhenti dan siap berbalik lagi ke arah lift, tetapi Barry dengan cepat menahan. "Sudah benar kok, Tante. Ini fasilitas dari Mbak Elora." Alasan paling

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD