Bintang tersenyum lebar ketika melihat Arka sudah pulang ke rumah, buru-buru dia beranjak dari duduknya dan membantu Arka. "Kak Arka, kata Tante Reina sama mama, kita harus pergi ke Butik untuk—" "Diam di situ!" perintah Arka tiba-tiba. Bintang tertegun, matanya menatap Arka dengan pandangan bertanya sekaligus takut saat manik hijau itu menatapnya dengan pandangan dingin dan kejam. "Tapi—" "Berapa kali kukatakan padamu, sampai kapanpun. Aku. Tidak. Akan. Pernah. Menikahimu. Ingat itu!" ucapnya dengan nada dingin. "Kenapa? Bukankah dulu, Kak Al mencintaiku?" Arka tersenyum sinis. "Aku memang mencintaimu. Tapi, itu dulu, sebelum kau menolakku dan menyakiti hatiku." Bintang menundukkan kepalanya dan berkata, "Kenapa, Kak Al, berubah? Dulu, kakak, tidak seperti ini." "Kau yang membuat

