Part 22

1806 Words

Sore harinya Hariz dan Noah sudah sampai di Jakarta setelah beberapa kali beristirahat di pinggir jalan. Mereka tidak membawa Arafah ke rumah Arka melainkan ke apartemen milik Noah. Arafah sempat heran, kalau Noah punya apartemen bagus lalu kenapa lelaki itu tinggal di rumah Arka. Tapi dia juga merasa senang setidaknya Noah tidak membawanya ke rumah Arka, dia masih belum sanggup bertemu dengan pria itu. "Di sini sepi, kalau di rumah Arka, aku punya teman untuk bicara atau dijahili. Lagipula aku jarang pulang. Ya, jadinya gini. Hehe," Noah membawa tas Arafah yang hanya berisi beberapa pakaian. Arafah berpikir, toh di sini dia hanya akan sebentar. Setelah pernikahan Arka dia akan kembali ke Garut, tidak peduli jika Noah protes atau tidak. Dia hanya ingin balas balas budi atas kebaikan yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD