BAB 24

1512 Words

“Bagaimana? Apa putraku sudah ditemukan keberadaannya?” tanya Danish to the point “Sudah, Bos. Kami sudah menemukan keberadaan Tuan Zidan.” Danish langsung menegakkan tubuhnya setelah mendengar jawaban dari anak buahnya. “Di mana putraku?” “Tuan Zidan berada di Apartemen xxx bersama Ibunya, Bu Talia.” Tutt.. tutt.. Tanpa menjawab perkataan anak buahnya Danish langsung mematikan sambungan telepon’nya begitu saja. Kedua tangannya terkepal kuat. Bahkan ponsel yang ada di genggamannya ia remas dengan sekuat tenaga. Wajahnya memerah menahan amarah. Seperti dugaannya di awal, jika Talia yang membawa putranya. Dan firasatnya benar terjadi. Firasat Orang Tua tidak mungkin salah. Apalagi ia yang membesarkan Zidan sejak kecil. Tapi kenapa ia bisa kecolongan seperti ini? “Kenapa, Pak?”

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD