Bel kamar mereka berbunyi tepat Saddam selesai membersihkan daerah istimewa Sharen dengan tisuue basah. Bukan hanya di daerah istimewa saja yang dibersihkannya, perut hingga d**a Sharen pun ia bersihkan juga dengan tisuue basah. Mengingat sepermanya muncrat kemana mana. Awalnya Sharen merasa malu dan sungkan, hendak membersihkan sendiri, namun Saddam dengan tegas tak mau dibantah. “Ini semua ulah ku yang! Jadi mesti aku juga yang beresin! Kan tugas kamu cuma desah doang? Hahahahahaaa...” kata Saddam sembari melakukan tugasnya membuat Sharen kembali terbelak dan merona. Dan ketika mendengar bel berbunyi itu, Saddam melarang Sharen beranjak. “Udah biar aku aja! Kamu diem disini!” titah Saddam sembari mengenakan celananya kembali dan tetap menanggalkan kaosnya, lalu dengan keadaan topless i

