#RF15

1499 Words

Semua kata rindumu semakin membuatku, tak berdaya... Menahan rasa, ingin jumpa.. Ha-ha-ha "Apasih, mah! Astaga. Stop-stop." Protes Rey dari kursi kemudi. Telinganya pengang mendengar nyanyian dari sang ibu yang kian melenceng dari not not not nya. Ia melongok spion atas, mendapati Rita yang masih asyik dengan earphonenya. "Dek.. " "Kenapa, mah?" Rita malah diam, bukan menjawab. Membuat Rey bingung tak tau harus apa. Ia menghentikan laju mobil dan menoleh ke belakang, "Mamah kangen Becca ya?" "Kak Becca, dek! Jangan Becca doang dong." Mata tajamnya mendelik Rey, memaksa untuk anak bungsu merevisi kata-katanya. "Iya mah. Kak Becca." Jelas Rey. Walaupun dengan mata malasnya, ia tetap memanggil Becca dengan sebutan kakak. Untuk menyenangkan sang ibu saja tidak ada yg lebih, lagip

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD