“Senang mendengarnya, Mas Frans. Maaf jika menyinggung perasaanmu. Jika kau benar sudah mengenal Nana dengan baik, aku yakin kau mengerti mengapa aku berkata begini.” Ucap Bu Ida. Frans mengangguk, “Aku tau Nana memiliki trauma. Trauma itu cukup parah hingga ia bahkan pernah pingsan karenanya.” “Apakah kau tau trauma apa itu?” Tanya Bu Ida. “Ia trauma pada pria yang selingkuh.” Jawab Frans. Bu Ida tersenyum tipis, “Kau sudah cukup mengenalnya. Itu melegakan.” “Sebenarnya, aku masih penasaran apa yang sebenarnya terjadi kepada Nana. Ia berkata ia trauma pada orang yang berselingkuh. Ibunya memukulinya karena ayahnya berselingkuh. Aku tau itu adalah hal yang buruk, namun aku penasaran apa yang sesungguhnya terjadi hingga ia bisa pingsan hanya dengan melihat orang berselingkuh,” Tanya Fr

