Salju Hangat

1759 Words

Frans mengangguk pada pertanyaan Nana, “Sejak kecil, aku tidak mendapatkan kasih sayang dari kedua orangtuaku. Aku diasuh di rumah kakekku yang juga selalu sibuk bekerja. Ia hanya mempersiapkan aku untuk menjadi penerus perusahaan. Semua pembantu di rumah seperti robot karena kakekku galak.” ia tertawa kecil, sebelum melanjutkan, “Karena itu, aku mulai mencari perhatian dengan menjadi murid yang nakal di sekolah. Namun ternyata itu tidak berguna, karena pada akhirnya kakekku hanya mendatangkan asistennya untuk menagani masalah yang aku buat. Ia juga menyuap pihak sekolah agar aku tidak pernah dihukum. Karena merasa tidak ada gunanya mencari perhatian, maka aku mencari kesenangan lain dan menemukannya dengan membangun kelompok berandal.” Memang, Frans menceritakan hal tersebut sambil membe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD