"Jihan!" serunya. Alex berjalan mendekati Jihan yang sedang berdiri di tepi jalan raya. Merasa di panggil, gadis berhijab itu menoleh seketika ke arah sumber suara yang baru saja memanggil namanya. "Hai..." ucap Alex, berdiri di depan Jihan seraya memasang senyuman yang paling manis. Hingga memperlihatkan sederetan giginya yang putih bersih dan tersusun rapi. "Eh, kak Alex ada di sini?" tanya Jihan sedikit terkejut saat melihat laki-laki itu menghampirinya. "Assalamualaikum," ucap laki-laki itu. "Wa-waalaikumussalam," sahut Jihan dengan sedikit tergagap. "Mau berangkat bareng? Kebetulan aku lewat dan lihat kamu di sini," ujarnya. Hanya alasan saja, padahal memang sengaja karena arah rumah mereka berbeda. Jihan melirik jam yang ada di pergelangan tangannya. "Jihan?" ucap A

