BAB 18

1237 Words

BAB 18BELUM SIAP Karina masih terpaku mendengar penuturan dokter kalau kini tengah tersemai benih di rahimnya dari Ardi. Ia bingung harus bahagia atau apa? Kejadian saat memergoki Ayahnya satu kamar dengan Stevie masih menyakiti sanubari. Berbeda dengan Ardi. Dia tampak antusias sekali dan bahagia. Senyum cerah tak henti terukir di balik sudut bibirnya. Jujur, ada perasaan belum siap pada diri Karina diberi berkah hamil saat ini. Ia tak yakin bisa menjaganya sampai akhir. Ardi langsung menghubungi orang tuanya dan juga orang tua Karina. Mengabarkan kabar yang membahagiakan itu. Kedua orang tua mereka sangat senang Mendengarnya. Mereka pun ingin segera bertemu dengan Karina untuk mengucapkan selamat. Tak lama nyonya Widya, mertua Karina datang. “Selamat ya Karina. Akhirnya aku akan men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD