Cia turun dari tempat tidurnya. Ia meraih tongkat yang ada di dekatnya lalu mencoba untuk melangkah dengan tumpuan tongkat tersebut. Secara perlahan ia mulai melangkah mendekati pintu keluar kamarnya dan membuka pintu itu. Saat pintu terbuka ia bisa mendengar suara Al dan Bastian yang sedang berbincang. Awalnya ia ingin kembali mengurungkan niatnya untuk keluar. namun saat ia ingin berbalik memasuki kamar, keberadaannya disadari oleh Bunda Al. Ara pun langsung memanggil Cia untuk duduk bersama di meja makan. Dengan senyum yang tak lepas dari wajah cantiknya, Ara melangkah mendekati Cia membantu Cia untuk berjalan mendekati meja makan yang di mana Di sana sudah ada Alya yang sedang membantu menyiapkan makan malam. "Maaf bunda Ara, aku nggak bisa bantu kalian menyiapkan makan malam." Ucapn

