Pertanyaan Raymond yang muncul tiba-tiba, membuat keempat pria bertubuh besar itu berjengit kaget. “Kau mengejutkan saja, Ray.” kata Darren sambil mengusap-usap dadanya, berusaha menenangkan jantungnya yang mendadak berdetak tak keruan. Tidak mengindahkan perkataan Darren, Raymond kembali menatap keempat pria di depannya dengan tatapan tajam menuntut penjelasan. “Jadi? Apa jawaban dari pertanyaanku tadi? Sedang apa kalian disini?” Sekali lagi Raymond mengulang pertanyaannya. “Tidak ada hal yang khusus, kami hanya merasa butuh membicarakan sesuatu denganmu.” kali ini Sion yang menjawab. Suaranya terdengar tenang dan menenangkan, membuat Raymond mengurangi sikap siaganya. “Ayo, kita bicarakan saja di dalam ruanganku.” Raymond melangkah melewati keempat pria itu memasuki ruang kantornya
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


