“Seberapa besar keyakinanmu, kalau peretas itu adalah Clarissa Maximilian? Putri Raymond dan Caroline Maximilian?” Hilton bertanya dengan nada datar, tetapi ancaman di balik suaranya tak dapat disembunyikan. “Dari data yang kami kumpulkan, pola serangan dan jejak digital peretas itu mengarah pada seseorang pendatang baru yang akhir-akhir ini namanya menaiki rangking tiga besar di dunia jaringang internet hitam.” terang asisten Hilton dengan sedikit tersendat. “Dan… dan saat kami teliti lebih dalam… kemungkinan besar peretas yang baru naik daun itu adalah putri dari Raymond Maximilian.” meski halus, Hilton dapat mendengar nada ketakutan di dalam sang asisten, yang membuatnya mengerutkan kening penuh antisipasi. “Clarissa Lorine Maximilian. Dia… dia memiliki kemampuan yang luar biasa unt

