Marvell membersihkan dirinya dari sisa – sisa apa yang terjadi dengan air yang ada di kamar mandiku. Namun aku memikirkan spontanitas yang terjadi padaku berkaitan dengan masa lalu Marvell dan minuman yang ku berikan kepadaNya. Tak lama kemudian Marvell kembali keruang dimana aku berada, yaitu ditempat adanya lemari tua itu. “Joss, minuman apa yang kamu berikan kepadaku tadi, ya aku tahu kalau itu adalah s**u, tapi mengapa rasanya sangat asin ?” “ Wajar saja asing karena telah ku bubuhi garam didalamnya “. “ Lalu apa hubungannya s**u dan garam itu dengan kutuk yang ada padaku ?” “Sebenarnya aku juga tak tahu mengapa aku melakukan semua itu, lalu apa yang kamu rasakan sekarang setelah semua yang terjadi di toilet ?” aku berkata seperti itu agar tidak menyinggung hal yang menjijikan bar

