Langkah kaki Arabelle bergerak cepat menuju gedung kediaman Mina belajar. Deringan bunyi telepon kembali mengusik kemarahan Arabelle. “Ada apa?” Tanya Arabelle dengan dingin, Arabbelle merasa marah kepada Liana yang lalai menjaga kepercayaannya, namun dia tidak bisa mengatakannya karena pada dasarnya Mina dan Kate memang mencari masalah dengannya. “Nona, saya sudah mendapatkannya. Nona Mina berbicara dengan pelayan semalam.” Arabelle langsung mematikan teleponnya begitu saja dan semakin mempercepat langkahnya. “Ara, kau kenapa?. Kau mau ke mana?” teriak Nerissa melihat Arabelle yang kembali keluar dari gedung Ice skating. Tanpa bertanya lagi Nerissa langsung berlari mengikuti Arabelle, dia bisa merasakan ada sesuatu yang aneh terjadi. Tangan Arabelle terkepal kuat membuka pintu di dep

