19

1007 Words

Mendengar ucapan ayah yang sangat memukul, Mas Faisal langsung mendekat dan bersimpuh di lutut ayah. Dia menyentuhnya dan segera minta maaf sedalam dalamnya. "Ayah, maafkan saya dari hati terdalam, ampuni saya, saya sudah terlanjur melakukan ini." "Aku tidak melarangmu untuk menikah, itu hakmu, tapi alangkah baiknya jika itu kau kabarkan pada kami." "Iya ayah..." Mas Faisal entah kenapa menangis di hadapan ayah. "Jika kau memberi tahuku, aku pasti akan memberi pengertian padanya, mungkin ia punya kekurangan sehingga kau meninggalkan dia..." "Tidak ayah, istriku sama sekali tidak punya kekurangan." "Kalau begitu, kenapa kau tega melakukan ini padanya...!" Tak memiliki jawaban, Mas Faisal malah tergugu sedih dan tak bisa menahan perasaannya. Pria itu menangis dengan wajah tertunduk da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD