"Ibu?" ucapanku masih tertahan di udara saat ibu mertua menatapku dengan penuh kebencian dan dendam. "Aku tahu kalau Rima datang dalam keluarga ini setelah dirimu, bahkan dia pun tahu diri, kalau dia adalah istri kedua dan dia selalu mengalah atas semua kepentinganmu. Dia tahu persis bahwa kau pasti ingin menguasai Faisal untuk dirimu sendiri, karenanya, selama 20 tahun aku mencegah Rima untuk timbul di hadapanmu, aku melarangnya datang di hari pertama idul Fitri agar tidak berjumpa denganmu dan anak-anakmu, aku selalu melarangnya datang di semua momen penting keluarga, apa kau tahu apa yang dia rasakan selama 20 tahun lebih? rasa tertolak!" Ibu mertua menatapku sambil menunjukkan jemarinya ke wajahku. "Dan kau, sebagai istri pertama yang selalu dimuliakan bahkan selalu diutamakan oleh

