41

1052 Words

"Ayah! Ayah ingin melihat seseorang yang sudah kehilangan akalnya!" tanya Felicia sambil maju dan menabrakkan diri ke tubuh ayahnya yang jauh lebih tinggi dari dirinya. "Hei, kau! Jangan melawan ayah!" Brak! Mas Faisal langsung mendorong putriku hingga terhempas ke bufet yang meyokong televisi, putriku terbelalak diperlakukan dengan kasar karena selama ini sebagai anak bungsu Dia sangat dimanjakan dan dielukan oleh Mas Faisal. Memang selama ini Felicia adalah anak yang paling cerdas dan cantik di antara ketiga putra dan putriku. Mantan suamiku sangat menyayanginya dan tidak pernah sedikitpun memarahinya. "Ayah!!!" Felicia berteriak dan tidak terima dengan perlakuan Mas Faisal sementara mantan suamiku sendiri terlihat terkejut sendiri dengan perbuatannya kepada putrinya. Mas Faisal y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD