Saat mereka pulang, mereka terlihat lesu dan langsung duduk di sofa ruang tamu dalam keadaan terdiam dan hanya sibuk dengan pikirannya masing-masing. Mereka nampak murung meski aku berusaha mengeluarkan keceriaan dan mengalihkan mereka dengan mengajaknya makan. "Umi menyesal dengan apa yang terjadi, umi pikir setelah 6 bulan tidak berjumpa, mereka akan merindukan kalian dan situasinya akan mencair. Maafkan karena Umi lah yang bersalah membiarkan kalian pergi...." "Tidak ini salah kami, kamilah yang mau ke sana. Kami antusias, kami rindu dan ingin jumpa Tante dan Om, juga sepupu kecil kami, tapi kami hanya diabaikan." Rena mengeluh sambil mendesah pelan. "Selama dua puluh tahun lebih bersama ayah, kami dapatkan kasih sayang, kami dapatkan apa saja yang kami inginkan, ayah memanjakan dan

