bab 7 ga pulang kerumah

746 Words
sesampainya Alex dirumah dia langsung pergi kekamarnya dan membersihkan diri sedangkan diseberang sana riko sedang mengantar Selvi pulang "sayang aku diantar kerumah April saja"ujar Selvi dan diangguki oleh riko "yah ko Selvi belum pulang ya ini udah malam Lo"ujar ibu Selvi yang merasa cemas karena putrinya pergi entah kemana "paling bentar lagi pulang Bu atau ibu telpon April aja tanyain mungkin Selvi kerumahnya"ujar ayah Selvi mengasih saran "baik yah ibu tanyain dulu"langsung saja ibu Selvi mencari telpon dan menelpon April teman Selvi tuttttt........ "tersambung" "hallo Tante ada apa"ujar April diseberang sana "apa kamu lagi bersama Selvi?"ujar ibu Selvi bertanya "maaf Tante aku ga lagi sama Selvi"ujar April jujur karena Selvi sebenarnya belum sampai dirumah April "oh gitu ya nak klo Selvi kerumahmu kasi tahu Tante ya"ujar ibu Selvi yang makin khawatir karena putrinya tidak bersama April "baik Tante nanti aku kabarin klo Selvi sama aku"ujar April lalu ibu Selvi mematikan telpon nya "gimana Bu apa Selvi sama April"ujar ayahnya bertanya "Selvi ga kerumah April yah "ujar ibunya makin cemas "kita tunggu aja ya Bu mungkin sebentar lagi Selvi pulang"kata ayahya menenangkan "baik yah" ujar ibu Selvi sesampainya Selvi dirumah April Selvi pun berpamitan degan riko pacarnya "sayang aku masuk dulu yah"ujar Selvi "iya sayang jangan nangis lagi yah"ujar riko mengecup kening Selvi .Selvi pun masuk kerumah April. ting tong........ "Selvi Lo kesini sama siapa ayo sini masuk ortu Lo nyariin Lo "ujar April "gue dianter pacar gue, gue nginep di rumah Lo ya malam ini"ujar Selvi "tapi kenapa coba Lo cerita sama gue"ujar April kebingungan melihat Selvi begini biasanya dia pergi pasti pamit da ga keluyuran kayak gini "gue dijodohin dan gue ga mau makanya gue ga pulang"ujar Selvi sedih "astaga ini beneran ortu Lo jodohin Lo???"ujar April yang terkejut "iya tapi gue ga mau makanya ga pulang"ujar Selvi "Lo jangan kayak gitu Lo bicarain baik-baik sama ortu Lo siapa tau mereka ga jadi jodohin Lo"ujar April mengasih saran "atau Lo terima aja perjodohan itu "ucapnya lagi "gue ga mau sama om om itu"ujar Selvi "Lo dijodohin sama om om gitu??yang perutnya buncit kaya gitu??"ujar April terkejut "ga gitu dia itu tampan dia juga ga keliatan kaya om om tapi tetap aja gue sama dia itu beda jauh"ujar Selvi membenarkan perkataan April "astaga kalo gitu kenapa Lo ga mau?? apa karena Lo ga mau nyakitin riko?"ujar April menebak "iya , Lo tau kan gue udah lama suka sama riko dan kami baru pacaran dan sekarang gue dijodohin gue ga mau gue cuma mau sama riko, cowo yang gue impikan"ujar Selvi "ga usah bucin deh lebih baik Lo bicarain baik-baik sama ortu Lo ceritain hubungan Lo sama riko siapa tau ortu Lo ga jadi jodohin Lo kan ortu Lo juga udah kenal banget to sama riko siapa tahu ortu Lo mau teri!a riko"ujar April ngasih saran lagi "kayaknya Lo benar lebih baik gue bicarain dulu semoga aja perjodohan ini dibatalkan"ujar Selvi penuh harapan "yaudah sekarang Lo mandi deh nanti pakai baju gue tenangin diri Lo"ujar April "yaudah gue mandi dulu yah" ujar Selvi meninggalkan April keesokan harinya Selvi pulang kerumah dan langsung disambut ayah dan ibunya "sayang kamu kemana aja ayah dan ibu khawatir sama kamu "ujar ibunya yang memeluk Selvi "Selvi mau bicara sama kalian"ujar Selvi "apa sayang ayo kita bicara"ujar ibunya "Selvi ga mau dijodohin Selvi udah punya pacar"ujar Selvi sontak ayah dan ibunya sangat terkejut "kamu pacaran sama siapa nak"ujar ibunya bertanya "ri...ri...ko...."ujar Selvi gugup sontak ayah dan ibunya begitu kaget karena mereka mengira Selvi danvriko cuma berteman saja "ayah tidak setuju ayah akan tetap menjodohkan kamu"ujar ayahnya menentang "ayah Selvi ga mau Selvi mau sama riko Selvi ga mau dijodohin"ujar Selvi "jangan menolak Selvi ayah tidak mau penolakan kamu harus tetap menikah dengan nak Alex kamu bakal jauh lebih bahagia bersamanya"ujar ayah Selvi "ayah aku ga mau jangan dipaksa"ujar Selvi yang sudah emosi "kalo kamu ga mau maka ayah gak akan mengganggapmu putri lagi"ujar ayahnya "seketika Selvi bimbang " "nak terima saja ya perjodohan nya jangan menolak ini yang terbaik buat kamu nak"ujar ibu Selvi "baiklah,tapi aku tidak mau menikah cepat"Selvi pun terpaksa menerimanya lalu Selvi pergi meninggalkan kedua orang tuanya "maafkan ayah nak andai dulu ayah tidak berjanji mungkin ayah tidak akan memaksamu"ujar ayahnya dalam hati "mas kamu baik-baik aja kan?"ujar ibu Selvi yang merasa cemas akan suaminya "gapapa ko Bu ,ayah kekamar dulu ya"ujar ayah lalu menuju kekamar dikamarnya Selvi pun menangis meratapi nasibnya yang seperti ini "kenapa nasibku seperti ini hiks..hiks..hiks..."Selvi menangis sampai akhirnya dia tertidur dikamarnya karena kelelahan menangis.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD