sesampainya dikantor Alex dan Selvi pun menuju ruang kerja Alex
"ayo masuk!! ngapain berdiri aja"ujar Alex
Selvi pun masuk tanpa bicara sepatah katapun kepada Alex
*tok...tok...tok...* suara pintu
"masuk"ujar Alex
"maaf bos mengganggu waktunya kita sebentar lagi ada meeting"ujar Lim menjelaskan
"ok kita kesana sekarang"ujar Alex bicara pada Lim sang asistennya
"kamu jangan kemana-mana saya pergi sebentar"ujar Alex bicara pada Selvi.
Selvi pun tetap tidak bicara dia hanya sibuk memainkan ponselnya ! setelah kepergian Alex Selvi merasa lega karena bisa kabur
"Lo suruh anak buah gue jaga ruangan ini takutnya to anak malah pergi"ujar Alex memerintah kan Lim
"baik boss"ujar Lim karena didepan semua orang dia harus sopan pada sahabatnya ini
"yeesss gue bisa kabur nih dari om itu"ujar Selvi kegirangan setelah kepergian Alex
"ketahuan ga ya???"ujar Selvi mengendap-endap meninggalkan ruangan itu
"nona mau kemana?"ujar anak buah Alex
"aduh mampus malah ketahuan lagi ,to om-om ngapain sih naro anak buahnya disini"ujar Selvi menggerutu
"engga kemana-mana ko cuma mau cari udara segar aja"ujar Selvi berbohong
"baik kami antar nona tuan sudah menyuruh kami menjaga nona"ujar anak buahnya
"aduh ga bisa kabur kalo gini caranya"ujar Selvi berpikir
"aduh perut saya sakit nih kalian bisa beliin obat ga diapotek nanti saya tunggu kalian didalam ruangan ini"ujar Selvi berekting
"tapi nona...."belum sempat anak buahnya Alex bicara Selvi langsug bicara lagi
"klo kalian ga mau beliin obat nanti saya aduin kalian sama bos kalian itu"ujar Selvi
"baik nona kami akan membelikannya"ujar anak buahnya lalu meninggalkan Selvi sendirian
"wah gampang banget to dibohongin"ujar Selvi . Selvi pun turun kebawah mengendap-endap lagi agar tidak ketahuan dan bahkan Selvi sudah keluar dari perusahaan Alex
"keluar juga akhirnya gue dari perusahaan om om itu"ujar Selvi
dia pun menelpon temannya
"tersambung"
"Lo dimana? bisa temui gue dicafe ga?"ujar Selvi bertanya pada April
"dirumah nih, oke deh gue kesana Lo kirim aja alamat cafenya"ujar April menyetujui
"telpon pun terputus" Selvi pun langsung pergi menuju cafe yang dia bicarakan
sesampainya dicafe Selvi memesan makanan dan minuman sambil menunggu April datang
"Lo udah lama disini?"ujar April bertanya
"iya Lo lama banget sih"ujar Selvi marah-marah
"ya maaf tadi gue mandi dulu "ujar April
"yaudah Lo pesan dulu gih ntar baru gue cerita"ujar Selvi
"oke deh"lalu April pun memesan
"Lo kenapa nyuruh gue ke sini? tumben amet"ujar April
"gue mau cerita sama Lo"ujar Selvi
"cerita apaan sih"ujar April
"gue sekarang udah Nerima perjodohan itu dan bahkan gue udah putus sama riko"ujar Selvi mulai sedih
"apa???? loop seriusss?"ujar April yah ga percaya
"iya beneran bahkan tadi gue diajak to om-om kekantornya males banget tau iya sih dia ganteng tapi cuek banget woy ga ada manis-manis nya sama sekali kerjaannya bikin gue kesel aja pengen banget to orang gue geprek",ujar Selvi bercerita panjang lebar
"oh gitu kamu menilai saya???"ujar Alex tiba-tiba ada dibelakang Selvi
Selvi pun terkejut dibuatnya
"loh kok om ada disini sih?"ucap Selvi kebingungan
"kamu ya saya bilang tunggu diruangan saya malah kabur kamu pikir saya ga tau gitu dah sekarang pulang "ujar Alex menarik tangan Selvi
"om lepasin malu tau diliat orang-orang"ujar Selvi namun Alex tidak merespon dia tetap menarik selvi sedangkan April hanya diam dan terkejut melihat kegantengan Alex dia berpikir Alex seperti om-om yang pada umumnya ternyata setelah diliat dia ganteng banget
sesampainya didalam mobil Alex
"om gapain sih kesini ganggu orang lagi happy aja"ujar Selvi kesal
"saya itu ngikutin kamu kesini"ujar Alex
"aku ga suka ya diginiin om itu belum tentu jadi suami aku jadi ga usah ngatur aku deh"ujar Selvi penuh emosi
"kamu diem atau saya tutup mulut kamu itu kerjaannya ngoceh terus ga tau salah"ujar Alex jadi emosi
Selvi pun akhirnya diam dan memainkan ponselnya
"kamu mau makan apa?"ujar Alex bertanya sebenarnya dia ingin mengajak Selvi makan
"udah kenyang"ujar Selvi
"yaudah temanin saya makan "ujar Alex
"saya mau pulang om"ujar Selvi emosi karena dari tadi dia ga dianter pulang
"temanin saya makan dulu baru saya antar kamu pulang"ujar Alex
Selvi pun hanya bisa pasrah dibuatnya
disebuah restoran ternama Alex sedang memesan makanan sedangkan Selvi hanya sibuk bermain ponsel
"gimana kuliah kamu?"ujar Alex bertanya
"gimana apanya sih ? ga jelas banget jadi orang"ujar Selvi
Alex pun hanya bisa menahan emosinya karena tidak ingin membuat Selvi membencinya
"mau kemana?"ujar Alex menahan tangan Selvi
"mau ketoilet om"ujar Selvi
"oh yaudah sana",ujar Alex membiarkan Selvi pergi
ditoilet Selvi ga segaja ketemu mantan berengseknya si Andra
"wah ketemu lagi nih jangan-jangan kita jodoh loh"ujar Andra
*kegeeran jadi cowo"ujar selvi
"ayolah Selvi balikan sama aku aku ga bisa tanpa kamu"ujar Andra menjelaskan
"jangan harap ya gue mau sama Lo lagi "ujar Selvi emosi
"yaudah klo Lo ga mau balikan secara baik-baik jangan salahin gue klo gue maksa Lo"ujar Andra lalu menarik Selvi namun dicegah Alex
"lepasin calon istri gue"ujar Alex penuh emosi
"hah??? calon istri Lo?"ujar Andra terkejut
"ya emang kenapa"ujar Alex menarik kerah baju Andra
"harusnya Selvi sama gue "ujar Andra
Alex pun marah dibuatnya hingga menghajar Andra sampai Andra berdarah
"om udah om jangan berkelahi disini malu dilihat orang"ujar Selvi berusaha memisahkan Alex namun Alex tidak mendengarkan dia terus menghajar andra hingga Selvi terpaksa memeluk Alex hingga membuat Alex berhenti
"om udah ya Selvi takut"ujar Selvi lemah lembut hingga membuat Alex tersentuh. Alex pun membawa Selvi pergi dari tempat itu yang menyisakan Andra yang babak belur
"kamu gak diapa-apain kan sama dia?"ujar Alex bertanya
"engga ko om tenang aja"ujar Selvi
"yaudah kita pulang sekarang ya"ujar Alex menggandeng tangan Selvi
"tapikan om makanannya belum dimakan sayang Lo ga dimakan lebih baik om makan dulu"ujar Selvi
"nanti saya beli lagi sekarang kita pulang"ujar Alex
"ga boleh gitu om,om harus tetap memakannya"ujar Selvi memaksa
"yaudah saya makan tapi kamu makan juga"ujar Alex
"iya",ujar Selvi lalu mereka berdua makan
setelah selesai Alex pun mengantarkan Selvi pulang kerumah
"cepat masuk"ujar Alex
"ya"ujar Selvi lalu meninggalkan Alex dimobil
setelah Selvi masuk kerumah Alex pun pergi meninggakan rumah Selvi
"kamu kemana aja sayang"ujar ibu Selvi
"abis ketemu April "ujar Selvi berbohong karena dia males jujur
"oh yaudah kamu mandi dulu ya setelah itu turun kebawah makan malam"ujar ibu Selvi
"Selvi udah kenyang Bu Selvi mau istirahat aja"ujar Selvi lalu meninggalkan ibunya . ibunya merasa sedih dengan perubahan Selvi setelah mengetahui perjodohan itu