Tarik Menarik

1070 Words

Keysa       Saat sadar dengan apa yang baru saja gue lakukan dan ucapkan, gue langsung melepaskan pelukannya dan mendorong Vano untuk melepaskan pelukannya. Terlihat wajah keterkejutannya.       "Eh maaf, maksud gue senang punya teman kayak lo." Ralat gue salah tingkah. Gue ngak tahu kenapa gue bisa berbicara seperti itu.        "Gue percayanya dengan apa yang lo ucapkan pertama kali." Ujarnya tak percaya.        "Yaudah kalau ngak percaya." Ujar gue.        "Btw, lo ngapain di sini?." Tanyanya.        "Lagi ngadem aja. Yang lainnya gue ngak tau lagi di mana." Jawab gue. Dia hanya menganggukkan kepalanya.         "Oh iya Key, gue minta maaf ya atas kejadian di kafe waktu itu. Gue hanya kesal saat lo nolak gue dan gue pikir orang yang lo suka itu Dava. Karena itu gue langsung marah g

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD