Chapter 22

1914 Words

“Mommy ini indah! Ini indah!” Dio berjingkrak-jingkrak dengan senang dalam dekapan Krystal. Mata bulatnya berbinar terang hingga memantulkan keindahan di depannya. Angin menerpa wajahnya dengan kuat hingga menerbangkan rambut-rambutnya. Krystal cemberut di kursinya dengan wajah acuh tak acuh, sedangkan Dionte duduk dibalik kemudi sambil fokus dengan kemudinya dan sesekali menoleh pada Dio yang terus berteriak senang di sepanjang perjalanan mereka dari Maranello menuju Modena. Dengan atap mobil yang terbuka Dio bisa melihat semua pemandangan indah di depannya dengan sukacita dan begitu heboh, membuat Krystal terus meringis pelan. Jika Dio bahagia di sini, kemungkinan besar sangat berbahaya karena Dionte akan sangat mudah membujuk sang putra. Sejak mereka meninggalkan rumah Dionte pada puk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD