Bab. 19

1465 Words

Rintik gerimis seakan membasahi hati Satya Nayaka. Sama seperti langit yang ingin menumpahkan untaian hujan, hatinya pun ingin menumpahkan airmata. Namun sejenak tertahan oleh sesak yang menggelayut. Tidak! dia tidak boleh menangis. Itu hanya akan membuatnya terlihat semakin lemah. Yang harus ia lakukan saat ini adalah tetap optimis dan percaya bahwa semua akan baik-baik saja, Rissa isterinya akan cepat sembuh dan mengingat kembali semua tentang mereka. Semalam Marissa banyak bercerita pada Satya. Lelaki itu senang, tapi secara bersamaan juga merasa sebal. Ah, Marissa menggebu sekali bercerita tentang Adam. Bahwa lelaki yang ia sebut calon suaminya itu adalah pria yang sangat baik, selalu perhatian dan sangat menyayanginya, sama sekali tidak ada nama Satya disinggung dalam tutur Rissa. H

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD