52. PERTANDA

1735 Words

Garuda memegang amplop berlogo rumah sakit yang sempat mereka kunjungi sebelum pulang. Setelah pulang, Raisa langsung masuk ke kamarnya. Perempuan itu bahkan tidak menyapa siapapun, langsung menutup pintu kamarnya dengan rapat. Garuda mengurungkan niatnya untuk mengetuk pintu. Mungkin Raisa masih belum bisa menerima kenyataannya—bahwa Raisa sedang hamil. Raisa bilang berulang kali kepada dokter bahwa dirinya tidak siap hamil dan melahirkan. Tetapi masalahnya adalah, anak itu sudah ada di dalam rahim Raisa. Mana mungkin mereka membunuh anak itu. Membayangkannya saja Garuda tidak mungkin sanggup. Raisa seperti terguncang sekali ketika dia tahu sedang berbadan dua. Dokter juga bilang bahwa Raisa hanya kaget. Tetapi tetap saja, pernyataan Raisa yang bilang belum siap punya anak, menohok relu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD