Hubungan, walaupun sudah lama, belum tentu akan bermuara kepada akad. Kata Radit, cinta itu memang fitrah, tapi memulai cinta dengan pacaran atau tidak adalah sebuah pilihan. Radit baru berumur tujuh belas tahun, pernah jatuh cinta pada seorang perempuan yang berada di kelas yang sama dengannya. Raisa pernah mendengar kalimat menarik dari mulut Radit, bahwa memiliki itu bukanlah perlombaan. Memiliki duluan bukan berarti akan bertahan sampai akhir. Raisa banyak belajar dari Radit yang katanya buta tentang bahasan cinta. Radit paling sering bertukar pikiran dengan Raisa, mengajak kakaknya untuk berpikir dua kali tentang hubungannya dengan Ardan waktu itu. Namun, Raisa yang begitu bucin dan selalu percaya kepada Ardan—yang akan membawanya ke sebuah pernikahan. Raisa merasa percaya diri, bah

