Chapter 11

1069 Words

Jaeh-In terus mengetuk pintu kamar adiknya. Sudah lebih dari 2 menit pria itu mengetuk pintu namun tidak ada tanda-tanda adiknya itu membukakan pintu nya. Karena merasa kesal, dia pun langsung masuk begitu saja. Didalam kamar, ia melihat Naya yang sedang memejamkan matanya diatas ranjang dengan sepatu yang masih menempel sempurna di kakinya. "Nay, Kamu sudah tidur?" Tanya nya pelan. Mendengar suara kakaknya, Naya langsung membuka matanya. Mengubah posisinya menjadi duduk "Belum. Kenapa?" "Kalau mau tidur, yang bersih. Lepas seputumu dulu, mandi terus makan. Setelah itu baru tidur," "Iya kak, sebentar lagi Aku mandi. Aku sedang tidak nafsu makan," Jaeh-In menghela nafasnya pelan "Kamu masih memikirkan Jae-Hyun?" Dengan ragu Naya menggeleng "Tidak. Sudah 5 bulan aku putus dengannya. J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD