"Silahkan duduk, Aleya." Zein mempersilahkan Aleya untuk duduk. "Ada apa ya Pak?" tanya Aleya. Tidak langsung menjawab pertanyaan ibu s**u anaknya, Zein justru mengeluarkan dompetnya dan mengambil sebuah kartu berwarna hitam. Walau Aleya tidak pernah memilikinya, tapi ia tahu, kartu apa yang tengah dipegang oleh duda tampan itu saat ini. Sebab beberapa pelanggan di kelab malam tempatnya bekerja, mereka sering menggunakan kartu tersebut untuk bertransaksi. Bahkan untuk mem-booking para p*****r. "Ambil ini, Aleya," ucap Zein sembari menyodorkan black card tersebut ke arah Aleya. Aleya terperanjat sesaat. Namun setelah itu ia pun tersenyum pelan dan melihat kepada Zein, "Maaf, Pak. Bukannya aku menolak, tapi kan aku belum sehari bekerja, kenapa Bapak sudah memberikan ku kartu ini?" Ale

