BAB 21: Garam Laut dan Suara "Kruyuk" yang Merusak Suasana

1728 Words

Kepala Maria terasa seperti sedang dihantam oleh genderang perang yang ditabuh tanpa ampun. Saat kelopak matanya terbuka, cahaya matahari yang menerobos celah jendela terasa seperti ribuan jarum yang menusuk retinanya. Ia mengerang, membenamkan wajahnya kembali ke bantal yang beraroma... cedarwood?! Seketika, ingatan malam tadi berputar seperti film rusak di kepalanya. Maria membelalak. Lipstik yang ia kira kunci. Ia yang menertawakan Michael yang berjalan seperti penguin. Ia yang menarik dasi pria itu dan menantangnya di sofa! Maria merutuki dirinya sendiri dengan suara tertahan, menendang-nendang selimutnya karena rasa malu yang membakar hingga ke ujung telinga. "Bodoh, bodoh, Maria! Apa yang kau lakukan?!" bisiknya histeris pada diri sendiri. Dengan sisa kewarasan yang ada, dan r

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD