Bab 60

1123 Words

Kami pun sampai di rumah. Aku sedikit terkejut saat melihat ruah begitu sepi. Biasanya, jam segini Emak pasti sedang bersama dengan Lely, entah ngobrol atau masak untuk makan malam. Mobil Bapak juga enggak ada di halaman. Apa Bapak belum datang? Aku membuka pintu rumah. Tapi tidak bisa. Pintunya terkunci. Ini bukanlah kebiasaan kami. apa mereka tidak ada di rumah? “Pada kemana ya mereka?” gumamku pelan. “Lagi sepi ya?” sahut Jefri. “Iya nih, sepertinya sedang keluar semua orang-orang.” Aku mengeluarkan kunci dan segera membuka pintu. Tanpa di suruh atau pun dipersilakan masuk, Jefri sudah lebih dahulu menerobos masuk. Dia memang sudah biasa seperti itu. Layaknya rumahnya sendiri. “Langsung ke atas saja. Aku mau mandi dulu.” “Oke.” Aku melihat Jefri sudah naik ke lantai atas.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD