Bab 65

1283 Words

Di sebuah cafe yang cukup indah pemandangannya. Aku mengajak Sofi untuk bertemu. Dia tidak ingin aku menjemputnya. Entah kenapa, ini tidak seperti dia yang biasanya. Sepertinya dia sudah mempunyai rencana. Tapi, aku tidak memusingkan hal itu. Aku hanya perlu mengaatakan yang sejujurnya padanya. Agar hubungan ini tidak berlarut-larut semakin lama. Menjalin hubungan tanpa cinta, nyatanya tidak indah sama sekali. Pikiranku hanya terus pada Dinda. Sulit untuk mengubah arah. Entah, bagaimana caranya nanti. Agar aku bisa melupakan cinta ini. Hati ini, tidak lagi bisa aku kondisikan dengan baik. Dia seolah mempunyai otak sendiri. Dia seolah melakukan semua itu secara sadar tanpa bantuanku sama sekali. Aku melihat Sofi datang, dia menggunakan pakaian yang menawan. Celana jeans, kaos putih, dan j

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD