26

1440 Words

"Kamu mau ke mana?" tanya Taka ketika mereka baru saja keluar dari barbershop langganan. "Loh, 'kan aku yang mau nraktir kamu, Ka? Kok malah tanya ke aku?" Yusa jadi heran sendiri. "Jadi, mau ke mana kamu?" tanyanya. "Mau jalan-jalan di sini aja atau ke luar?" Yusa menghentikan langkahnya, mendongakkan kepala dengan kesal menatap Taka. Pria itu justru terkekeh melihat sikap Yusa. "Simpan saja uangmu, Sa," ujarnya seraya mengusap kepala Yusa. "Makan aja, yuk!" Ia merangkul tubuh mungil Yusa dan memaksanya melanjutkan langkah. Dalam tiap langkah mereka, Yusa tak berhenti memastikan pada Taka jika dia yang akan menraktirnya. Namun pria itu hanya terus menggeleng. Sampai mereka tiba di sebuah foodcourt dan memesan makanan, tapi Yusa tak mendapat kesempatan untuk membayarnya. Wanita itu t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD