Jinyoung sedang melayang diatas awan ketika merasakan sebuah tepukan dipipinya, semula ia mengira itu adalah awan mendung yang melintas didekatnya dan ia tabrak. Ketika Jinyoung membuka mata wajah Yugyeom sudah ada didepannya. “Minggir!” Dengan kasar Jinyoung mendorong tubuh Yugyeom dan bangun dari sofa. “Kenapa aku ada ditempat sial ini?” Tanya Jinyoung melirik sekitar selagi mengelap sisa air liur yang ada diujung bibirnya. “Hyung dia sudah bangun,” Teriak Yugyeom. Youngjae muncul dari dapur membawa teh herbal untuk meredakan keadaan Jinyoung setelah mabuk. “Berikan padanya, aku tidak mau mendekat dia terlalu bau,” Ucap Youngjae, Yugyeom bergerak dengan malas lalu Jinyoung meneguk teh itu tanpa minat. Youngjae berkacak pinggang menatap Jinyoung yang berantakan dengan kondisi mengenas

