"Temanmu itu benar-benar tidak punya etika!" ketus Raja. Ratu hanya bisa tersenyum. Kini mereka berdua sudah berada di dalam mobil untuk kembali ke rumah, jam sudah menunjukkan pukul 5 sore, mereka harus bersiap-siap untuk makan malam di restoran yang sudah di boking oleh Raja. "Maafkan Desi Mas, dia itu memang suka asal berbicara, tapi hatinya baik kok," ucap Ratu. Raja hanya bisa menghembuskan nafasnya, namun sekilas Raja melirik ke arah perut Ratu yang masih rata, bagaimana bila istri yang tidak pernah di harapkannya ini benar-benar hamil, apakah Raja sudah siap menjadi seorang Ayah, dan siap untuk menerima sepenuhnya Ratu sebagai Istri. Entahlah Raja sendiri pun belum bisa memutuskannya sekarang, untuk saat ini biarlah berjalan apa adanya. Kini mereka telah tiba di kediaman

