Jolicia mengalihkan pandangannya saat jantungnya terus saja berdegup dengan gila-gilaan. Darrance sendiri masih menggenggam tangan Jolicia dan mengamati wajah Jolicia yang kaya akan ekspresi. Entah sejak kapan, Darrance sadar akan satu hal yang pasti. Mengenai Tuhan yang menciptakan makhluk ciptaannya dengan berpasang-pasangan. Sepertinya dengan Jolicia yang disatukan dan dipasangkan dalam sebuah ikatan pernikahan yang sakral. Jika dirinya adalah seseorang yang sulit untuk menampilkan isi hatinya dalam sebuah ekspresi wajah, maka beda hal dengan Jolicia. Perempuan itu adalah sosok yang Darrance kenal sebagai seseorang yang sangat tulus dalam menampilkan isi hatinya. Seperti saat ini. Darrance yakin jika Jolicia tengah merasa sangat malu, dan jantungnya bergedup dengan kencang sete

